Konferensi Pers Peringatan Hari Hipertensi Sedunia 2022: Pengendalian Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) untuk Indonesia yang Lebih Sehat

Indonesia menghadapi krisis beban kesehatan yang semakin mengkhawatirkan dimana prevalensi kejadian Penyakit Tidak Menular (PTM) beserta faktor risikonya semakin meningkat. Upaya penerapan kebijakan pengendalian faktor risiko seperti pengenaan cukai pada produk Minuman Berpemanis dalam Kemasan (MBDK) dan penguatan peraturan pengendalian produk zat adiktif melalui revisi PP 109 tahun 2012 telah disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat untuk segera dilaksanakan. Namun hingga saat ini, komitmen serius dari Pemerintah untuk realisasi kebijakan-kebijakan ini masih menjadi tanda tanya besar.

Melalui momentum peringatan Hari Hipertensi Sedunia tahun 2022, Aliansi PTM Indonesia bersama masyarakat sipil menyampaikan tuntutan agar Kementerian / Lembaga terkait sebagai aktor yang berperan dalam pengendalian PTM memiliki komitmen penuh untuk penerapan kebijakan-kebijakan yang mendukung kesehatan publik. Tuntutan aksi nyata ini akan disampaikan melalui Konferensi Pers Peringatan Hari Hipertensi Sedunia 2022: Pengendalian Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) untuk Indonesia yang Lebih Sehat.

Kegiatan ini akan dihadiri para narasumber:
1. dr. Elvieda Sariwati, Plt Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI (P2PTM)
2. Dr. Rita Damayanti, Ketua Bidang Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Komnas PT
3. Gita Kusnadi, MPH, Plt. Manajer Riset CISDI
4. dr. Ade Meidian Ambari, Sekertaris Umum Aliansi PTM Indonesia
5. Anita Sabidi, Anggota Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) dan Ikatan Diabetes Anak dan Remaja (IKADAR)

Informasi seputar konferensi pers dapat menghubungi Sdri. Nauvali (08996096371 / aliansi.ptm@gmail.com).