Riset

Global Adult Tobacco Survei “Lembar informasi perbandingan Indonesia 2011 & 2021

Global Adult Tobacco Survei (GATS) adalah standar global untuk secara sistematis memantau penggunaan tebakau (hisap dan kunyah) oleh orang dewasa dan melacak indikator-indikator utama pengendalian tembakau. Survei rumah tangga mengumpulkan data tentang orang berusia 15 tahun atau lebih.Di Indonesia, GATS dijalankan pada tahun 2011 dan diulang pada tahun 2021. GATS 2021 dijalkan oleh Badan Penilitian dan Pengembangan Kesehatan di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan. Kedua survei ini menggunakan rancangan sampel klaster terstratifikasi multi-tahap untuk menghasilkan data …

Global Adult Tobacco Survei “Lembar informasi perbandingan Indonesia 2011 & 2021 Read More »

Ancaman Keterjangkauan Produk Rokok pada Anak Jalanan di Perkotaan, Indonesia: Studi Kualitatif

Tujuan umum dari studi ini untuk menganalisis ancaman keterjangkauan produk rokok di kalangan anak jalanan di daerah perkotaan di Indonesia, yang secara khusus akan:– Mengeksplorasi penyebab keterjangkauan rokok pada anak jalanan; – Menggali motif anak jalanan menjadi perokok aktif; – Menganalisis efektivitas sistem pendukung untuk melindungi anak jalanan dari konsumsi rokok;– Menganalisis akibat keterjangkauan rokok pada anak jalanan.Baca Selengkapnya..

Efek Pemiskinan Akibat Konsumsi Tembakau di Indonesia

Rumah tangga perokok mengalokasikan 11% anggarannya belanjanya untuk rokok dan produk tembakau lain. Sejatinya belanja tersebut dapat dipandang sebagai belanja yang mubazir karena: (1) belanja rokok tidak berpengaruh pada pemenuhan  kalori, (2) belanja rokok mengalihkan anggaran yang semestinya dapat dibelanjakan untuk kebutuhan pokok, (3) belanja rokok berisiko meningkatkan biaya kesehatan dan menurunkan produktivitas. Bila belanja rokok dan biaya kesehatan untuk penyakit akibat rokok dipandang sebagai sumber daya yang hilang dan tidak diperhitungkan dalam total pengeluaran, …

Efek Pemiskinan Akibat Konsumsi Tembakau di Indonesia Read More »

Efek Crowding-out Konsumsi Tembakau di Indonesia

Konsumsi tembakau di Indonesia tergolong tinggi; enam dari sepuluh rumah tangga memiliki belanja tembakau. Rumah tangga dengan perokok mengalihkan porsi yang cukup besar (11%) dari anggaran belanjanya untuk membeli rokok dan produk tembakau lain. Studi ini menemukan bahwa belanja tembakau mengurangi alokasi belanja rumah tangga untuk komoditas esensial seperti belanja untuk makanan, sandang, perumahan, pendidikan, dan kesehatan. Simulasi menunjukkan bahwa mengurangi belanja tembakau berpotensi meningkatkan belanja rumah tangga untuk kebutuhan pokok secara signifikan. AuthorI Dewa …

Efek Crowding-out Konsumsi Tembakau di Indonesia Read More »


Konsultasi Klinik Hukum
Tutup