Policy Brief

MANFAAT KENAIKAN DAN SIMPLIKASI CUKAI HASIL TEMBAKAU DI INDONESIA

Tarif cukai hasil tembakau yang lebih tinggi dan simplifikasi tarif cukai hasil tembakau akan mengurangi prevalensi merokok dan kematian dini, terutama di kalangan remaja Tarif pajak yang lebih tinggi akan menghasilkan lebih banyak pendapatan negara untuk mendanai pemulihan ekonomi dan kesiapsiagaan bencana Tarif cukai hasil tembakau yang lebih tinggi akan menghasilkan lebih banyak pendapatan untuk mendanai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tarif cukai hasil tembakau yang lebih tinggi akan menghasilkan lebih banyak pendapatan untuk mendanai program …

MANFAAT KENAIKAN DAN SIMPLIKASI CUKAI HASIL TEMBAKAU DI INDONESIA Read More »

Ancaman Keterjangkauan Produk Rokok pada Anak Jalanan : Studi Kulalitatif

Prevalensi perokok anak di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Data Riset Kesehatan Dasar/Riskesdas menunjukkan bahwa persentase perokok anak usia 10–18 tahun terusmengalami peningkatan dari tahun 2013 sebesar 7,2% menjadi 9,1 % di tahun 2018. Harga rokok di Indonesia masih murah dan terjangkau oleh anak-anak, serta masih dijual secaraketengan. Keterjangkauan rokok oleh anak mengancam kualitas hidup generasi penerus Indonesia. UndangUndang Dasar (UUD) Tahun 1945 Pasal 28B Ayat (2) mengamanatkan agarnegara menjamin hak setiap anak atas kelangsungan hidup, tumbuh, …

Ancaman Keterjangkauan Produk Rokok pada Anak Jalanan : Studi Kulalitatif Read More »

ILUSI ANGKA KEMISKINAN

Konsumsi Tembakau Berisiko Tambah 8,8 juta Penduduk MiskinCatatan kebijakan ini berdasarkan penelitian CISDI terbaru tentang efek pemiskinan akibat konsumsi tembakau di Indonesia (2022)

DARI TEMBAKAU KE SEMBAKO

Mengurangi Belanja Rokok Berpotensi Tambah Belanja Kebutuhan Pokok Secara SignifikanCatatan kebijakan ini didasarkan pada penelitian CISDI tentang efek crowding-out konsumsi tembakau di Indonesia (2022)


Konsultasi Klinik Hukum
Tutup