Literatur

Elevasi Jakarta sebagai Kota Global Melalui Implementasi Kawasan Tanpa Rokok

Laporan “Rekomendasi Kebijakan DKI Jakarta” yang disusun oleh IYCTC (2025) menyoroti urgensi penerapan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR) untuk melindungi kesehatan publik dan meningkatkan daya saing Jakarta sebagai kota global. Tingginya prevalensi perokok, paparan asap rokok di ruang publik, serta lemahnya regulasi menjadi tantangan utama. Survei menunjukkan dukungan luas masyarakat dan pelaku usaha […]

Elevasi Jakarta sebagai Kota Global Melalui Implementasi Kawasan Tanpa Rokok Read More »

Dampak Harga Rokok dan Faktor Sosial pada Inisiasi Merokok Remaja di Indonesia

Merokok sejak usia dini bisa berdampak buruk bagi kesehatan remaja dalam jangka panjang. Meskipun banyak penelitian global membahas faktor-faktor yang memengaruhi anak muda mulai merokok, riset khusus di Indonesia masih terbatas. Studi ini menggunakan data dari Survei Kesehatan Indonesia 2023 untuk menganalisis bagaimana harga rokok, kebiasaan merokok orang tua, dan paparan asap rokok memengaruhi keputusan

Dampak Harga Rokok dan Faktor Sosial pada Inisiasi Merokok Remaja di Indonesia Read More »

Kebijakan Cukai Tembakau Tahun Jamakdi Tujuh Negara: Dampak Positifdan Pembelajaran untuk Indonesia

Kebijakan cukai tembakau merupakan instrumen penting dalam upaya mengendalikan konsumsi tembakau serta meningkatkan penerimaan negara. Di berbagai negara, strategi penerapan cukai tembakau secara bertahap atau dalam jangka waktu jamak (multi-year excise policy) telah menunjukkan hasil yang signifikan, baik dari sisi kesehatan masyarakat maupun stabilitas fiskal. Policy paper ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman tujuh negara dalam

Kebijakan Cukai Tembakau Tahun Jamakdi Tujuh Negara: Dampak Positifdan Pembelajaran untuk Indonesia Read More »

Pengendalia Produk Tembakau sebagai Investasi Ekonomi Bangsa

Indonesia memiliki cita-cita untuk mencapai Indonesia Emas pada 2045. Dalam perjalanan menuju cita-cita ini, Indonesia akan menghadapi transformasi demografi dengan populasi yang diproyeksikan mencapai 318 juta jiwa pada 2045, menjadikan pengembangan sumber daya manusia yang unggul sebagai prioritas utama. Pemerintah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi yang ambisius, yaitu peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) dari Rp 20.892

Pengendalia Produk Tembakau sebagai Investasi Ekonomi Bangsa Read More »

Scroll to Top