Rilis

Organisasi Masyarakat Sipil Tolak Perpres Peta Jalan Industri Hasil Tembakau

Jakarta, 7 Oktober 2022 – Hari ini, 15 organisasi masyarakat sipil yang terdiri dari Forum Warga Kota Indonesia (FAKTA), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Yayasan Lentera Anak (YLA),* Komite Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT), Indonesia Institute for Social Development (IISD), Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) Medan, Yayasan Kepedulian Untuk Anak (KAKAK) Surakarta, Yayasan Galang Anak Semesta […]

Organisasi Masyarakat Sipil Tolak Perpres Peta Jalan Industri Hasil Tembakau Read More »

Kebijakan Rokok Murah Picu Lingkaran Kemiskinan pada Anak Jalanan

Jakarta, 15 September 2022 – Hari ini, Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) meluncurkan penelitian mengenai “Ancaman Keterjangkauan Produk Rokok pada Anak Jalanan: Studi Kualitatif”. Studi ini menunjukkan bahwa anak jalanan sangat rentan terhadap konsumsi rokok yang mengakibatkan adiksi. Sebagian besar pendapatan harian hasil kerja anak jalanan habis untuk membeli rokok. Akibatnya, anak jalanan

Kebijakan Rokok Murah Picu Lingkaran Kemiskinan pada Anak Jalanan Read More »

SIARAN PERS : 59 Organisasi Massa Kirim Surat ke Kementerian Keuangan untuk Mendukung Kenaikan dan Penyederhanaan Golongan Tarif Cukai Rokok

29 Agustus 2022 – Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) dan Komite Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) bekerja sama dengan 59 organisasi massa menyelenggarakan konferensi pers yang bertajuk “Dukungan 59 Organisasi Massa pada Kenaikan Cukai Hasil Tembakau untuk Kendali Konsumsi”. Dalam konferensi pers tersebut, organisasi massa menyampaikan urgensi kebijakan kenaikan tarif cukai hasil tembakau

SIARAN PERS : 59 Organisasi Massa Kirim Surat ke Kementerian Keuangan untuk Mendukung Kenaikan dan Penyederhanaan Golongan Tarif Cukai Rokok Read More »

Uji Publik Revisi PP Nomor 109 Tahun 2012 Dilakukan Demi Masa Depan Anak Bangsa

 Jumlah perokok dewasa di Indonesia sebanyak 70,2 juta. Hal itu berdasarkan hasil dari survei lapangan yang dilakukan oleh Global Adults Tobacco Survey (GATS) pada tahun 2021 silam. Jumlah perokok anak juga meningkat, 3 dari 4 orang mulai merokok di usia kurang dari 20 tahun, jika tidak dikendalikan, prevalensi perokok anak akan meningkat hingga 16% (Global

Uji Publik Revisi PP Nomor 109 Tahun 2012 Dilakukan Demi Masa Depan Anak Bangsa Read More »

Scroll to Top